x

BRI BO Rantauprapat Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Berkedok Pengajuan KUR

waktu baca 2 menit
Sabtu, 30 Mei 2026 22:22 7 Resolusi

 

Labuhanbatu I Resolusitvnews.com

Maraknya penawaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui media sosial, pesan instan, hingga tautan digital yang tidak resmi menjadi perhatian serius PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office (BO) Rantauprapat. Untuk itu, BRI mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan BRI untuk menawarkan layanan KUR secara online.

 

Branch Manager BRI BO Rantauprapat, Rian Dermawan, menegaskan bahwa proses pengajuan KUR BRI hanya dilakukan melalui jaringan dan petugas resmi BRI yang berwenang.

 

Menurutnya, berbagai tawaran KUR yang menjanjikan proses cepat melalui link tertentu atau akun media sosial pribadi merupakan modus yang sering digunakan oknum tidak bertanggung jawab untuk menipu masyarakat dan mencuri data pribadi nasabah.

 

“BRI tidak pernah menawarkan pengajuan KUR melalui tautan tidak resmi maupun akun pribadi. Seluruh proses dilakukan melalui kantor layanan resmi dan petugas BRI yang memiliki kewenangan,” ujar Rian, Sabtu (30/5/2026).

 

Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin mengajukan KUR dapat mendatangi kantor layanan BRI terdekat, baik melalui BRI Unit, Teras BRI, Branch Office, Sub Branch Office, AgenBRILink, maupun tenaga pemasar resmi BRI yang bertugas di lapangan.

 

Selain memastikan jalur pengajuan yang benar, BRI juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming pencairan dana secara instan atau penawaran yang meminta sejumlah biaya di awal proses.

 

BRI menegaskan bahwa pengajuan KUR tidak dikenakan biaya administrasi di muka. Karena itu, masyarakat perlu curiga apabila ada pihak yang meminta transfer uang dengan alasan mempercepat proses pencairan pinjaman.

 

Tak hanya itu, nasabah juga diminta untuk menjaga kerahasiaan data perbankan, seperti PIN, password, kode OTP, maupun informasi pribadi lainnya yang dapat disalahgunakan oleh pelaku kejahatan.

 

“Data rahasia perbankan tidak boleh diberikan kepada siapa pun. Jika ada pihak yang meminta informasi tersebut dengan mengatasnamakan BRI, masyarakat harus segera waspada dan melakukan konfirmasi melalui kanal resmi BRI,” katanya.

 

Sebagai bentuk komitmen dalam melindungi nasabah, BRI terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan dan keamanan transaksi digital. Informasi terkait produk dan layanan BRI dapat diperoleh melalui website resmi BRI, akun media sosial resmi, maupun Contact BRI 1500017.

(Red)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x